Aku menatapnya di balik kacamata ku ini.
Kulihat, dia sedang asik di bangkunya sendiri.
Entah sedang apa. Bangkuku bersebrangan dengan bangkunya. Selang satu bangku. Ingin memang rasanya bersebelahan dengannya. Tapiii, aku kalah cepat dengan seorang perempuan yang memang duduk bersebelahan dengan bangkunya.
Plenga plengo, ngacak-ngacak rambut sendiri, baca novel, makan di pojokan. Itulah sikapnya. Aneh. Tapi unik sekaligus lucu. Dan yang lebih lucu lagi adalah, dia menjabat sebagai seorang yang penting di dalam organisasi kelas. Cukup aneh+lucu. Dia pernah berkata "saya mah ga mau sebenernya, saya mah terpaksa". Dari kata per kata yang dia ucapkan, terlihat bahwa dia orang yang polos. Sangat polos.
Kadang aku suka salah tingkah, jika aku sedang melihatnya dan dia langsung melihatku. Mata kita pun beradu. Aku pun langsung pura pura sibuk sendiri. Mungkin ini yang dinamakan suka.
Houhoho :D
Lebay yaaa --'
Sabtu, 19 Februari 2011
diri[n]ya
senyumannya :)
Ini cerita kecepatannya mengalahi kecepatan motornya valentino rosy lho.
Ini cerita berkisar antara 3-5 detik.
Ini cerita bisa di bilang ga rame.
Ini cerita bisa di bilang biasa aja tuh.
Ini cerita bisa di bilang amburadul bahasanya.
Ini cerita bisa di bilang... bilang apa aja deh, pokoknya geje.
Begini ceritanya..
Hari kamis kemarin, adalah jadwal eskul teater. Waktu pulang [sekitar pukul 17.08] aku dan teman teman pun pulang. Ketika dijalan sembari mengobrol dengan Ria, aku melihat ke arah kanan jalan. Kaget! Ternyata yang aku lihat adalah motor KJ. Seeet, langsung aku melihat ke arah wajahnya dengan stay nyengir di wajahku. Dan kau tau apa yang aku lihat? Dia juga melihatku sambil nyengir pula. Huaaaaaa
Meleleeeeeeeeh banget :))
Sabtu, 12 Februari 2011
Kau Harus Percaya Ini
2 kata yang bisa ku lontarkan dari mulutku. 'aku menyukainya'.
Aku bingung dengan apa yang kurasakan saat ku melihat dirinya. Senang kah? Suka kah?.
KJ. Dirinya lah yang (mungkin) membuatku selalu bersemangat setiap datang ke sekolah. Aku tau, dia memang bukan siapa siapa bagiku. Aku hanya dapat melihatnya. Mengaguminya. Tak bisa menyentuhnya. Bahkan, untuk sekedar mengobrol pun, tak pernah.
Mengaguminya mungkin sudah cukup bagiku.
Seperti lirik lagu Cinta Dalam Hati. Aku tau ini terlalu berlebihan untuk menggambarkan perasaanku. Tapi itulah yang kurasakan.
Mungkin ini memang jalan takdirku
Mengagumi tanpa dicintai
Tak mengapa bagiku
Asal kaupun bahagia dalam hidupmu
Dalam hidupmu
Telah lama kupendam perasaan itu
Menunggu hatimu
Menyambut diriku
Tak mengapa bagiku
Mencintaimu pun adalah bahagia untukku
Bahagia untukku
Ku ingin kau tau
Diriku disini menanti dirimu
Meski ku tunggu hingga ujung waktuku
Dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya
Dan izinkan aku memeluk dirimu
Kali ini saja
Tuk ucapkan selamat tinggal untuk slamanya
Dan berharap rasa ini bahagia
Untuk sekejap saja :')
Rabu, 02 Februari 2011
stik Eskrim?
kalo ga salah ini lagi pelajaran matematika [lagi]
si Taufik bawa bidai. buat yang gatau bidai, bidai itu adalah semacem, kayu yang di pake buat orang yang patah tulang [langsung jiwa anak PMR gue keluar :D]
selang beberapa saat [edaaaas -,-]
si Ganjar nyeletuk.
Ganjar : "eh barudaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!!!! mun stik eskrim na sakieu! sakumaha eskrim naaaaa!"
ahahaha, kocak bangetlah.
seneng ngehuni di sebelas ipa dua :*
efek Telkomsel dateng ke sekolah
waktu pelajaran maetematika..
anak cowonya pada telat masuk.
masuk aja mereka.
bruuuuuuuuuuuuuuuuung.
tiba tiba si Ganjar bilang
Ganjar : "tanya atuh darimana?" [ke aku dan piel]
Piel : "darimana?"
si Aldi nyeletuk
Aldi : "dari telkomseeeeeeeeeeeeeeeeeel" dengan cengar cengirnya yang diikuti oleh anak cowo yang laen.
hemeeehh
ki(n)i di sebelas ipa dua
hmmm..
gimana mulai nya yaa?
awal awal di ipa2, ngga enak banget lah! udah mah temennya pada gituuu, ah ga enak bangetlah #curhat
tapi beda sekarang mah. rame, gokil, bodor abis deh pokonyaaaa. apalagi anak cowonyaaaaa.
ngakak lah kalo liat mereka bertingkah :D
yaaa walopun anak cewenya agak rada kaya gitu (?) gapapalah, yang penting selalu KOMPAAAAAAAAAAK :D